Saungnarasi.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPAD) Kabupaten Bungo sukses menggelar lomba Bertutur tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidayah (AD/MI) tahun 2026. Kegiatan berlangsung meriah selama dua hari diikuti oleh 50 peserta yang mendaftar dari berbagai sekolah 17 Kecamatan se Kabupaten Bungo.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dewan juri akhirnya berhasil menyaring para pemenang yang tampil memukau selama kompetisi berlangsung.
Kabid Perpustakaan Hj Siti Jamilah dan juga ketua panitia saat menutup acara, lewat sambutannya
mengatakan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga agenda rutin tahunan DPAD Bungo berjalan sukses.
Kendati menyebutkan, lomba bertutur ini bukan sekadar ajang unjuk bakat atau mencari juara, melainkan investasi karakter bagi siswa dalam mendukung program pemerintah daerah menuju Bungo baru.
Menurutnya ada tiga manfaat utama dari lomba bertutur yang ingin ditanamkan pada anak-anak, yaitu penguasaan literasi mendalam, keberanian dan kepercayaan diri, dan pelestarian budaya lokal.
“Dengan membawakan cerita rakyat atau sejarah lokal, anak-anak kita sedang menyambung napas peradaban agar nilai-nilai budi pekerti luhur ini tidak hilang ditelan zaman diera AI,” katanya.
Bagi peserta meraih juara pertama Hj Siti Jamilah juga mengharapkan mampu membawa nama baik Bungo diajang provinsi nantinya. Untuk menggapai itu diharapakan orang tua dan pihak sekolah bekerja sama dengan baik.
” Untuk semua peserta saya katakan kalian adalah pemenang semuanya yang belum juara jangan kecil hati, apalagi putus asa. Dalam kompetisi ada yang terbaik. Teruslah belajar suatu saat nanti kalian akan menjadi yang terbaik,” ucapnya. Kamis 30 Juli 2026.
Ia betul-betul mengharapkan Kabupaten Bungo kembali menoreh prestasi diajang provinsi dan Nasional seperti tahun-tahun sebelumnya.
Tampil Memukau, Miftahul jannah Raih Juara Pertama
Berdasarkan keputusan dewan juri, gelar Juara 1 berhasil diraih oleh Miftahul jannah utusan SDN 036/II Sarana Jaya kecamatan Bathin III mengusung legenda cerita rakyat berjudul “Beruk dan Kura-kura”. Selain Tropi,Piagam dan uang pembinaan juga mendapat tiket ke provinsi Jambi.

Juara kedua diraih Helfi azzahra -SDN 102/II Sungai Kerjan, kecamatan Bungo Dani dengan cerita ” Hantu Syariek”, sedangkan juara ketiga diraih Arsyilla Aurelia – SDN 003/II Dusun Danau, Kecamatan Pelepat Ilir mengusung cerita ” Legenda Batu Biru”.
Selain tiga juara utama dewan juri juga mengumumkan deretan pemenang kategori harapan, harapan 1 ditempati Ainayya Fathiyyaturihadi – SDIT Al-Akhyar
Juara Harapan 2 – Chayra Alesha MI Baitul Hasanah
Juara Harapan 3 – Alwe Dupen Ginting- SD Xaberius.
Para peserta berhasil meraih juara selain tropi, piagam juga mendapatkan uang pembinaan yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Bungo.

Ikhsan, S.Pd mewakili dua dewan juri lainnya, Dr. Feerlie Moonthana Indra, MM, dan Dyah Puspaningrum saat membacakan hasil keputusan pemenang terlihat memberikan motivasi mendalam bagi peserta yang belum berhasil membawa pulang piala pada kesempatan kali ini.
“Selamat untuk yang juara, dan yang belum juara agar terus membaca dan berlatih, karena yang menjadi juara kali ini mereka hanya lebih maju selangkah dari peserta yang lain,” pungkasnya.
Mengakui, kemampuan sebagian peserta dalam bertutur sangat mumpuni sehingga cukup menyulitkan pihaknya dalam memberikan penilaian.
“Penampilan peserta cukup mengejutkan kami karena banyak peserta yang dari segi pembawaan, pendalaman karakter tokoh, artikulasi, hingga penggunaan properti sudah sangat baik. Namun ada yang terbaik dari mereka,” fungkasnya.( Ans)


























