Saungnarasi.com- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPAD) Kabupaten Bungo, mengelar lomba bertutur tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidayah (SD/MI)se-Kabupaten Bungo tahun 2026 pada Rabu, 29 Juli 2026 berpusat dihalaman kantor DPAD Bungo. Kegiatan rutin tahunan ini berlangsung meriah dan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai sekolah se Kabupaten Bungo.
Dengan tema” Mari kita tingkatkan minat budaya baca dan kemampuan literasi menuju Bungo baru”.
Kepala DPAD Bungo dr. Edi Mustafa , M.Kes dalam laporan dan sambutannya menyampaikan lomba bertutur bertujuan menumbuhkan budaya literasi, mengangkat legenda atau cerita rakyat lokal, serta menyaring perwakilan ke tingkat provinsi dan nasional.

Kendati, menyampaikan bahwa lomba bertutur merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan minat baca, melatih keberanian tampil di depan umum, serta mengembangkan kemampuan literasi anak sejak dini.
Kegiatan ini juga menjadi batu loncatan. Berharap pemenang bisa membawa nama harum Bungo ke provinsi Jambi dan nasional, mengangkat dan mempepuler budaya daerah.
“Melalui lomba bertutur ini diharapkan anak-anak semakin gemar membaca dan mampu menyampaikan kembali isi cerita dengan baik, penuh ekspresi, dan percaya diri,” harapnya.
Sementara, Bupati Bungo diwakili
Dr. Yos Army Asisten Pemerintahan dan Kesra saat membuka kegiatan menyebutkan
Pemerintah daerah sangat mendukung bertutur menjadi program rutin tahunan sebagai wahana mencetak generasi kabupaten Bungo.
Pada kesempatan tersebut juga menyebutkan, sangat menyayangi sikap orang tua saat ini menjadikan Henphone solusi mendiamkan anak saat berprilaku, tampa berpikir akan dampak buruk.
” Mayoritas Henphone dianggap penting dan solusi praktis untuk mendiamkan anak. Seolah tak sadar akan dampak buruk. Saat ini tidak sedikit kasus sopan santun buruk kita temukan, lebih sadis lagi anak bunuh orang tua,” paparnya.
Kegiatan ini menghadirkan dewan juri yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Feerlie Moonthana Indra, MM, Ikhsan, S.Pd dan Dyah Puspaningrum. Para peserta tampil membawakan cerita rakyat dan kisah inspiratif dengan gaya serta kemampuan bertutur yang menarik.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Masing-masing peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menyampaikan cerita dengan intonasi, ekspresi, serta penghayatan yang memukau para penonton dan dewan juri.
Hadir saat acara pembukaan Sekdis dinas pendidikan Bungo, Sekdis dinas perpustakaan Kabupaten Tebo, camat pasar, lurah , guru pendamping, plagiat literasi dan tamu undangan lainnya.( An)



























