Saungnarasi.com – Cara premanisme diduga dilakukan oleh mafia PETI memblokir akses jalan utama antar kecamatan, mengadang pihak polisi melakukan razia penertiban excavator PETI di Kecamatan pandan, Minggu malam (11/1/2026) benar-benar membuat bupati Bungo H Dedy Putra marah.
Ia berjanji dan mengancam akan membakar sendiri excavator PETI bila kembali nekat beroperasi diwilayah tersebut, terutama di area SMA 8 Rantau Pandan.
” Saya sudah bilang Sungai Batang Bungo Harus Bersih. Siapapun didalam itu saya tidak peduli. Kalau masih nekat saya sendiri yang membakarnya,” tegas Bupati.
Tidak hanya itu, ia juga berjanji memanggil Camat dan Datuk Rio ( Kades) , Rantau Pandan, Rantau Duku dan Lubuk Mayan dan lainnya untuk mendata warga yang memberikan lahan diperuntukkan kepada mafia PETI.
” Kalau masih nekat saya yang mempenjarakan mereka,” ungkap bupati dengan nada tegas.
Kendati, selama ini sudah memberikan toleransi agar pemain keluar dari wilayah tersebut. Namun, tetap nekah dan semakin menjadi-jadi. Akui selama ini kurang fokus dirinya sibuk ke jakarta untuk meloby anggaran.
” Lihat saja, nanati saya akan kembali ke Rantau Pandan untuk melakukan pemberantasan. Saya fokus dengan PETI,” fungkasnya. ( *)


























Komentar