Saungnarasi.com- Kehadiran Fahmi warga Pelepat, Kebupaten Bungo usai Konferensi pers kasus PETI yang berlangsung di Asrama Perwira Polres Bungo, Pal 9, dusun Sungai Mengkuang, kecamatan Rimbo Tengah, Kamis (25/4/2024). Sangat mengejutkan dan penuh tanda tanya.
Pasalnya sosok pria tersebut sempat viral dan ramai diberitakan awak media diduga sebagai koordinator dugaan polisi meminta uang ke pelaku PETI dengan mengunakan alat berat di dusun Batu Kerbau Kecamatan Pelepat.
Bersumber dari sebuah media online Suarabutesarko.com, yang diterbitkan 19 April 2024. Berjudul ” Fahmi membenarkan Itu Rekaman Suara Dirinya” dalam narasi hasil konfirmasi Fahmi juga bicara banyak soal aktifitas PETI di daerahnya.
Mengejutkan, saat melakukan klarifikasi yang berlangsung singkat ,pria ini menyatakan semua pemberitaan tersebut tidak benar.
“Disini saya klarifikasi, tentang berita yang tersebar itu tidak benar. Saya tegaskan sekali lagi, tidak benar sama sekali. Intinya, bahasa kapolsek meminta Rp 2 Ribu adalah tidak benar,” fungkasFahmi langsung bergegas meninggalkan awak media.(Bu/tm)
Komentar