Suangnarasi.com- Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Sarolangun kembali menelan korban jiwa. Dari data berhasil dihimpun korban mencapai belasan orang tertimbun. Namun baru 6 pekerja berhasil dievakuasi dengan kondisi tidak bernyawa.
Tragedi ini terjadi pada pukul 17.00 wib, Senin (20/01/2026) di kawasan Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun -Jambi.
Tanpa peringatan, tebing galian tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja yang berada di bawahnya.
Sumber menyebutkan, beberapa hari terakhir curah hujan diarea tersebut tinggi, diduga kuat penyebab utama longsor. Dilokasi upaya pencarian terus dilakukan mengunakan excavator dan polisi sudah berada dilokasi.
Kata sumber dilapangan, 6 Identitas pekerjaan korban yang berhasil ditemukan, Kandar (40), warga Dusun Mengkadai, Tabri (46), warga Dusun Mengkadai, Sila (22), warga Dusun Mengkadai, Oto (40), warga Mensao,Iril (50), warga Lubuk Sayak dan Shirun (35), warga Pulau Panda.
Evakuasi korban dari mulut tambang menggunakan ambulans dan langsung dibawa ke rumah duka masing-masing untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Hingga berita ini diturungkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, terpantau dilapangan personil Polsek Limun dan Polres Sarolangun sudah di lokasi. (*,tm)






















Komentar