Saungnarasi.com- Kegiatan Lokakarya literasi Digital tahun 2025 yang disajikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPAD) Kabupaten Bungo 2025 Sukses digelar. Hebatnya, acara sesi kedua diaula lantai dua gedung DPAD, Kamis (23/11/2025) peserta dihadapkan langsung pihak
Aksaramaya, sebagai pengembang platform perpustakaan digital nasional dari Jakarta.
Ali Hasan Trisatya miliki keahlian ( mikrosoft word, Excel powerpoint dan operator aplikasi), dipercaya pihak Aksaramaya bertemu langsung dengan peserta lokakarya literasi digital gelombang kedua.
Kabid Perpustakaan Hj Siti Jamilah saat acara penutupan menyampaikan pihaknya sengaja menghadirkan berbagai narasumber handal hingga mendatangi pakar Jakarta langsung dalam kegiatan lokakarya literasi Digital tahun 2025.
Pesertapun menyentuh semua kalangan, mulai dari pelajar perguruan tinggi, pendidik hingga masyarakat umum. Berharap kegiatan dapat diserap dan menyebarkan luas di bumi langkah serentak limbai seayun Kabupaten Bungo.
Kendati, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab, serta membekali mereka dengan kemampuan untuk beradaptasi di era memasuki Program aplikasi AI (Artificial Intelligence).
” Menciptakan konten positif dan inovatif, melestarikan budaya lokal melalui media digital, membentuk generasi yang cerdas secara digital. Menangkal penyebaran informasi hoax diera memasuki Program aplikasi AI,” ujarnya.
Terpantau berlangsungnya kegiatan digelombang kedua, narasumber Ali Hasan Trisatya menyebutkan pentingnya masyarakat menguasai literasi digital ditengah trendnya aplikasi AI.
Serta mengajak semua pihak untuk berkiblat dengan buku-buku yang tersaji di perpustakaan umum daerah. Pasalnya buku sebuah penangkal dari informasi hoax diera trendnya aplikasi AI.
” Semua kalangan saat ini mainannya tidak jauh dari digital. Google memang kaya informasi. Namun yang harus masyarakat ketahui dan pahami perpustakaan menjadi tembok kebenaran fakta sebuah informasi,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan program berkesinambungan yang disajikan DPAD Bungo dengan pemerintah pusat bila diserap dengan baik oleh masyarakat Bungo diyakini menjadi penebar inspirasi positif. Bahkan sebaiknya, mereka yang mengabaikan perpustakaan umum akan membuat mereka terjerumus. ( Sn)


























Komentar