Bimtek “Membaca Nyaring 2025” Digelar DPAD Bungo Bagi Para Orang Tua, Pegiat literasi dan Guru Sukses

Bimtek Membaca Nyaring : Sejumlah peserta yang ikut kegiatan dari gelombang pertama hingga ketiga, DPAD Bungo 2025

Saungnarasi.com Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPAD) Kabupaten Bungo sukses  menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring Tingkat Kabupaten Bungo 2025  yang diperuntukkan bagi para orang tua, Pegiat literasi dan guru.

Kegiatan digelar secara bergelombang, mulai tanggal 27 hingga 29 November 2025, berpusat di Aula lantai dua gedung perpustakaan dibuka oleh Peltu kepala DPAD Ir. Hendry Yusuf dan ditutup oleh Kabid Perpustakaan Hj. Siti Jamilah, S.Sos.

Gelombang pertama, diperuntukkan  bagi orang tua dengan 50 peserta mengusung tema ” Sudahkah Anda Membacakan ‘ si Kecil’ Buku hari ini” dengan narasumber Yunia Hidayati, S.TR.Kes, Kamis ( 27/11/2025).

Gelombang kedua, melibatkan para pegiat literasi 50 peserta dengan tema ” membaca nyaring sebagai pintu masuk bagi anak ke dunia literasi”, narasumber Dyah Puspaninggru, Jumat (28/11/2025).

Untuk gelombang ke tiga, peserta dari kalangan guru dengan 50 peserta mengusung tema ” Tumbuhkan generasi pembaca melalui membaca nyaring”, narasumber Tommy H. Pandiangan, S.Pd, Jum’at ( 29/11/2025).

Saat membuka acara Peltu kepala DPAD Bungo Ir.Hendry Yusuf menyampaikan kegiatan bimtek membaca nyaring yang digelar intansinya dalam rangka mendorong budaya gemar membaca  melalui metode membaca nyaring yang inovatif dan menyenangkan serta menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal melalui buku dan bacaan.

” Kegiatan ini bentuk serginitas program perpustakaan pusat dan daerah. Visi dan misi Bupati ” Bungo Baru”, ingin menjadikan Bungo central pendidikan Jambi wilayah barat,” ujarnya.

Sementara Kabid Perpustakaan Hj. Siti Jamilah sebagai ketua panitia pelenyenggara dalam sambutannya, Sabtu (29/11/2025) mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut, yakni mengenalkan budaya membaca dan meningkatkan budaya literasi bagi para guru, orang tua, pegiat literiasi dan pustakawan sehingga akan berdampak baik bagi anak-anak yang diasuh maupun diajar.

Sebut, keseluruhan  peserta darintiga gelombang  sebanyak 150 orang. Kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bidang Perpustakaan Tahun 2025.

” Keseluruhan peserta diharapakan mrnjadi agen literasi. Terutama lingkungan rumah tangga, tempat kerja dan masyarakat sehingga mampu mencetak generasi  yang cerdas dan berbudaya literasi,” fungkasnya. (Sn)

Komentar