Saungnarasi.com- Suasana mencekam mewarnai razia Excavator Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo- Jambi, Minggu (11/01/2026).
Terpantau, potret excavator PETI di wilayah kecamatan Rantau Pandan belakangan ini sangat mengila, tampa rasa takut beraktifitas di pinggir-pinggir jalan bahkan jarak beberapa meter dari SMA 8 Rantau pandan.
Minggu sore personil Mapolres Bungo yang dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono melakukan penindakan. Alhasil beberapa excavator PETI diamankan. Tak berselang lama perlawanan dari masyarakat setempat terjadi. Potret ini sama persis sebelumnya saat beberapa kali penindakan di Sungai Telang , bathin III Ulu.
Kehadiran massa yang dominasi Mak-mak mengusir agar anggota pergi meninggalkan lokasi dan tidak menahan excavator PETI dengan alasan himpitan ekonomi dan bekerja untuk beli beras bukan mencari kekayaan.
Hingga malam masa bertahan dan minta polisi melepas beberapa excavator PETI dilepas. Massa tertus bertambah dan nekat menebang pohon dipinggir jalan memblokir lintas penghubung antar kecamatan, hingga terjadi macet total.
Kabar tersebut dengan cepat sampai ke bupati Bungo. H. Dedy Putra langsung turun tangan, pertama sampai ke lokasi sempat emosi dan mencari siapa pelaku pemblokiran akses jalan tersebut.
Akhirnya sampai ketitik kerumunan massa di area desa Rantau Duku. Teriakan penolakan Bupati dan putugas sontak bergema, meminta mereka balik dan melepas excavator PETI yang telah diamankan.
” Balik lagi pak bupati dan Kapolres. Kami mencari makan dan bukan mencari kekayaan. Orang nak puasa dan lebaran,” teriak mereka.
Negosiasi bupati , Kapolres dan jajaran pemerintah kecamatan dan dusun dengan massa terus berlanjut meskipun turun hujan dan akhirnya pemblokiran akses jalan utama berlahan dibuka.
Hingga larut malam, massa bertahan dan meminta excavator PETI yang ditahan dilepas kembali. Hingga berita ini disajikan ke publik belum ada tanggapan dari bupati Bungo maupun Kapolres.
Diketahui, penghadangan petugas saat razia Excavator PETI Diwilayah aliran sungai Batang Bungo sudah sekain kali dilakukan massa. (*)




















Komentar