Saungnarasi.co- Dilanda kemarau panjang yang hampir lima bula, mengakibatkan kekeringan dan ancaman kasus Karhutla, warga kecamatan VII Koto Ilir, Tebo-Jambi, menggelar shalat Istisqa untuk memohon kepada Allah SWT menurunkan hujan.
Acara yang digelar Rabu pagi (2/9/2026) di halaman Kantor Camat Kecamatan VII Koto Ilir dihari para tokoh agama, masyarakat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, dijabat oleh Hendrianto, S.Sos.I., dalam khutbah Istisqa’ nya, disampaikan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan, serta senantiasa memperbanyak amal kebaikan.
Sholat Istisqa’ juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan.
Pelaksanaan Sholat Istisqa’ berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh jamaah bersama-sama menundukkan hati, memohon ampunan serta berdoa kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat Kecamatan VII Koto Ilir.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk ikhtiar dan doa bersama seluruh masyarakat. Semoga Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan penuh keberkahan, serta memberikan keselamatan dan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Kecamatan VII Koto Ilir.(Bs)

























