SAUNGNARASI.COM- Penegakkan hukum oleh Polres Bungo atas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan menggunakan alat berat excavator dan Dompeng di wilayah Dusun Sungai Arang, Kecamatan Bungo Dani,Rabu (9/7/2025) mendapat perlawanan dari puluhan masyarakat diduga pekerja PETI.
Dalam sebuah potongan video beredar memperlihatkan Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono bersama sejumlah personil ikut bersamanya dikerumuni warga dan terjadi adu mulut.
Terdengar jelas dalam video warga protes keras, minta salah satu operator excavator yang diamankan untuk dilepas. Berdalih sepakat berhenti untuk melakukan aktifitas PETI asal pemerintah menciptakan lapangan kerja dan polisi mengamankan serta membersihkan aktivitas sama didaerah lain terutama di Sungai Telang, kecamatan Bathin III Ulu.
” Masyarakat Sungai Arang 99 persen pekerja PETI pak. Kalau mata pencarian Sungai Arang di ganggu lihat sendiri,” ucap salah warga dihadapan Kapolres Bungo.
Warga juga sebut, ratusan excavator PETI berada di Sungai Telang ( Kecamatan Bathin III Ulu) dan menantang polisi untuk ditertibkan tampa pandang bulu. Dalam suara video tersebut warga juga sebut semua milik/breaking APH. Namun, tidak menyebutkan siapa oknum saat ditantang balik oleh Kapolres.
” Dulu bapak bila akan mengerek ratusan excavator ke polres . Buktinya mana pak,” ujar warga mengulangi stetmen yang pernah diucapkan Kapolres belum lama ini.
Adu mulut berkelanjutan, pada akhirnya pembicaraan dalam potongan vidio kedua ketemu sebuah kesepakatan. Excavator PETI beserta operator dilepas oleh Terlihat Kapolres memotret sebuah KTP warga di lokasi mengunakan henphon miliknya.
” Kita sepakat, saya minta photo KTP ada sebuah dasar melepas operator dan Alber walupun itu salah. Tapi saya minta karena ini sudah zero tidak ada lagi aktifitas PETI,” ujar Kapolres, langsung terlihat salah satu warga memberikan jempol dilanjutkan salam komando.
Dari potongan vidio yang sudah viral ini, beragam tanggapan dari masyarakat luas, Terlihat beragam komentar melalui akun Twitter,FB , group Warshap, dll. Menyanggi sikap warga Kampung Bupati tersebut. Padahal memberantas PETI Masuk dalam visi dan misi ( Dedy-Dayat). Tidak hanya itu setiap kali berkunjung ditengah masyarakat sejak menjabat bupati Bungo, terus bersuara lantang akan memberantas PETI excavator dan masuk program prioritas 100 hari kerja menjabat sebagai bupati Bungo. (Ns)
Komentar