H. Dedy Putra Berikan Angin Segar Pengaspalan BTN, Tanah dan Bangunan Masjid, Dorong Kemajuan Ponpes DHA Bungo

Saungnarasi.com- Kehadiran Bupati Bungo H. Dedy Putra bersama Wabup Ustadz Tri Wahyu Hidayat, Selasa pagi ( 19/5/2026) di prosesi Wisuda Akbar Tahfiz & Haflatul Ikhtitam santri pondok pesantren (ponpes) Darel Huffaz Addaulaen ( DHA) angkatan ke-V tingkat wustha & Ulya tahun 2026. Beralamat di BTN Bungo Pertama RT 34 lintas Asri kelurahan Sungai Kerjan, kecamatan Bungo Dani , Bungo-Jambi membawa angin segar atas pembangunan Pengaspalan jalan lingkungan dan ponpes DHA.

Pertama, soal akses jalan lingkungan menuju Ponpes DHA dan juga satu-satunya jalur alternatif dari lintas Asri kondisi bangunan Pemasangan (pasangan) paving block yang rusak parah. Dihadapan keluarga besar ponpes DHA,warga BTN Bungo Pertama dan tokoh masyarakat lintas Asri serta tamu undangan yang hadir bupati meminta dinas PUPR untuk segera mencarikan solusi.

” Tolong pak Kabid segera berikan solusi atas jalan ini. Bisa kan jangan sampai tidak,” ujar bupati sengaja memanggil pihak PUPR ikut bersama nya menghadap panggung utama.

Persoalan kedua, terkait perkembangan pembangunan ponpes terkendala lokasi. Dimana lahan kosong berdampingan dengan ponpes milik salah satu tokoh masyarakat Bungo H. Syamsudin.

” Saya minta keluarga besar ponpes dan masyarakat mendoakan. Saya mencoba menghadap, yakin lah kalau tuhan berkehendak akan terwujud. Beliau orang tua kita H. Syamsudin selama saya menjabat sudah puluhan hektare menghibahkan tanah ke pemerintah Bungo. Semua untuk kemajuan Bungo,” ujarnya disambut suara aminnn dan tepuk tangan meriah tamu undangan.

” Soal pembangunan masjid, ponpes DHA dan warga harus kompak. Untuk tanda jadi saya titipkan Rp 10 juta,” katanya.

Lalu soal air bersih ” Sumur bor” pihak pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Dandim 0416 Bute agar ponpes DHA bisa diberikan serta menyarakan agar yayasan ponpes segera berkoordinasi dengan Wabup Ustadz Tri Wahyu Hidayat agar program MBG presiden Prabowo hadir memberikan solusi meringankan beban wali santri di ponpes DHA.

Sebelumnya, Tokoh ulama asal Bangun Jayo Batang Bungo juga mantan Kemenag Bungo Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., dalam pidatonya mewakili Kakan Kemenag Provinsi Jambi juga menjawab keluhan pimpinan ponpes DHA dan warga.

” Menjawab kekuatiran pimpinan ponpes DHA adinda Asnadi jangan kuatir.Kalau Rajo lah datang selesaikan lah semua, jadi jangan di pikir nian, jalan dan lahan biar pak bupati lah yang mikir selesailah tu. Ingat waktu dia berdebat dulu. Dia bilang “Jangan masyarakat berpikir biar lah Ngan yang berpikir untuk pembangunan bungo,” paparnya dengan suara lantang.

Sebelum meninggalkan arena acara Bupati dan Wabup didampingi mantan Kemenag Bungo juga diajak warga dan Motivator ponpes DHA ,Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I. bersama Kemenag Bungo H. Herman, Pimpinan ponpes DHA Ust. Asnadi, S.Thi.Me.Gr ( Al Hafidz) , Ketua yayasan Buya H.M. Rifai’i, M.Sy serta camat dan tokoh masyarakat langsung meninjau area lahan kosong milik H. Syamsudin yang berdampingan dan kondisi jalan lingkungan yang sudah rusak.

Lagi-lagi bupati meminta doa dan dukungan agar semua keluhan masyarakat dan ponpes DHA segera terwujud.

” Mohon doanya ya, ya!. insa Allah kita selesaikan. Kepada pihak PUPR kembali diingatkan segera menghadirkan solusi atas akses jalan,” pungkasnya dan pamit ke warga untuk melanjutkan kegiatan pemerintah selanjutnya. ( Abu)

News Feed