Enam Santri Ponpes Tahfidz DHA Bungo Melaju Babal Final MTQH ke-55 Provinsi Jambi 2026

Ustadz Asnadi:”Buah hasil Motivasi dari kunjungan Bupati, Wabup dan Kabid Penais zawa saat itu”

Saungnarasi.com – Meskipun usia lembaga tergolong masih muda, Pondok Pesantren (Ponpes) Darel Huffaz Addaulaen ( DHA) Kabupaten Bungo lagi-lagi mampu membuktikan diri sebagai motor penggerak prestasi yang mengharumkan nama kabupaten Bungo tingkat Provinsi.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan pesantren dibawah asuhan ustadz muda Ust. Asnadi, S.Thi.Me.Gr ( Al Hafidz)
saat ini tidak lagi diukur dari seberapa lama lembaga tersebut berdiri, melainkan dari efektivitas pembinaan dan semangat juang para santrinya.

Bukti nyata saat ini, enam dari tujuh santri orang santri yang dikirim mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 berhasil mengamankan tiket menuju babak final dari beberapa cabang lomba.

Enam Santri berprestasi, Khairul Anam yang berlaga dicabag hafiz 1 jus+Tilawah, Aripal Ghupron (alumni) berlaga dicabag 100 hadis Putra, Muhamad Reyhan berlaga dicabag hafiz 5 jus + Tilawah dan cabang Fahmil Qur’an diwakili. ( – Salma badriatul Husna, Zumi Saima almuti’ah dan Zaihani Rizqi)

Keberhasilan mereka diraih setelah melewati performa terbaik dan nilai yang kompetitif pada babak penyisihan di arena. Mereka sukses menyisihkan para peserta lain dari utusan 11 Kabupaten /Kota se Provinsi Jambi.

Pimpinan ponpes DHA Ust. Asnadi, S.Thi.Me.Gr ( Al Hafidz) melalui sambungan telepon saat konfirmasi membenarkan kabar tersebut.

” Alhamdulillah, dari 7 peserta yang kita kirim dari ponpes kita 6 mampu masuk ke babak final. Insa Allah berhasil meraih medali emas. Setiap tahun kita mampu mengharumkan nama Kabupaten Bungo bahkan tingkat nasional.kali ini lebih banyak lagi,” cetusnya.

Kendati, menyebutkan pencapaian ini juga dampak dari motipasi dari
kehadiran Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H.,M.,Kn bersama Wabup Ustadz Tri Wahyu Hidayat dan Kepala Bidang ( Kabid) Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ( Penais zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., pada bulai Mei wisuda Akbar Tahfiz & Haflatul Ikhtitam santri waktu lalu.

” Ustaz mohon doanya kami akan buat bupati bangga. Soalnya mereka sudah banyak merencanakan membantu kita,” ungkap ustadz Asnadi mengulangi pembicaraan santri saat pamitan dengan dirinya.

Pada intinya, diakui ustadz Asnadi
rasa syukur dan bangganya yang mendalam atas pencapaian luar biasa anak didiknya. Bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari ketekunan, kedisiplinan, serta ketulusan hati para santri dalam menjaga kalamullah.

” Kami keluarga besar DHA, memohon doa dan dukungan dari segenap lapisan masyarakat agar keenam dari santrinya diberikan kelancaran, ketenangan, serta perlindungan dari Allah SWT untuk menampilkan performa terbaik mereka di babak penentuan,” ungkapnya.

Saat ditanya apa motipasi dari bupati dan Wabup saat berkunjung kala itu, Ustadz Asnadi mengakui kunjungan bupati ke DHA kala itu tentu berdampak strategis yang secara langsung mampu memicu motivasi santri untuk meraih prestasi. Kegiatan silaturahmi saat itu bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam membangun karakter dan potensi generasi muda.

” insa Allah pak bupati akan memperhatikan jalan dan pembangunan masjid,” fungkasnya, alih -alih hanya memohon doa restu kepada santrinya.(Ans)