Saungnarasi.com– Bupati Bungo H. Dedy Putra dan Kepala Kemenag H. Herman hadiri Haflah pelepasan tasyukuran dan penyerahan piagam Tahfiz kelas IX MTS, kelas XII Aliyah angkatan ke VII tahun ajaran 2025/2026.
Acara berpusat di Gedung Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Bungo berlokasi di Jalan Diponegoro, Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi, Kamis (4/6/2026). Dirangkai
dengan doa bersama almarhum pendiri ponpes Almarhum.Dr.H.Abdul Aziz Kadir
berpulang ke Rahmatullah belum lama ini.

Bupati Bungo H. Dedy Putra dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada santri dan orang tua berhasil menjadi anak-anak penghafal Al-Quran.
” Dulu para orang tua berkorban hati tidak tega melihat anak dititipkan di ponpes. Hari ini sudah tersenyum melihat anaknya tamat dan menjadi penghafal Al-Qur’an,” ucapnya.
Kendati meminta kepada para orang tua meneruskan pendidikan agama diponpes hingga tamat (6 tahun).
” Saya mantan pasantren tapi hanya lima tahun. Kini baru nyesal dak tamat. Jadi saya minta kepada para orang tua agar bisa menamatkan pendidikan anak di ponpes. Jangan kuatir atas masa depan mereka, banyak pejabat saat dari pasantren dan mereka lebih dihargai dan disegani,” paparnya, memotivasi.
” Khusus santri kamu jangan takut, kelak nanti kamu sukses. Jadi bupati, bupati penghafal Al-Quran. Tadi pilot, pilot penghafal Al-Quran,dll,” pungkasnya.
Terakhir bupati meminta para pimpinan ponpes untuk bersama pemerintah membangun pendidikan kabupaten Bungo khusus dibidang agama.

Kemudian, Kemenag Bungo H. Herman selain memberikan selamat juga menyampaikan para santri patut bersyukur menjadi penghafal Al-Qur’an dan berharap selalu membawa Al-Qur’an pada jiwanya dimana saja berada.
” Ingat lah menghafal Al-Qur’an lebih mudah dari menjaganya.Salah satu tantangan berat adalah terkabur dan mohon konsisten menjaga hati,” katanya.
Abah Ikhsan,S.Pd,I pimpinan ponpes dalam sambutannya Haflah pelepasan tasyukuran dan penyerahan piagam Tahfiz kelas IX MTS, kelas XII Aliyah angkatan ke VII tahun ajaran 2025/2026 sengaja dikemas dengan doa bersama untuk Almarhum.Dr.H.Abdul Aziz Kadir Pendiri ponpes.
Pada kesempatan tersebut sempat membocorkan pola pendidikan di ponpes yang ia pimpin, untuk santri baru selama 6 bulan pertama belum memberikan metode penghafalan. Istiqomah melakukan pembenahan akhlak kepada Santi.
” Misi kita melahirkan Tahfiz berakhlak mulia. Alhasil santri dan alumni kita diterima di tengah masyarakat juga mampu meraih prestasi hingga ajang nasional dan internasional,” ujarnya.
Adapun alasan digelarnya acara di gedung IBI karena yayasan tengah melakukan pembangunan gedung. Mudahan tahun depan acara yang sama bisa dilakukan di gedung lingkungan ponpes.
Hadir diacara haflah pelepasan Pondok pesantren
Tahfidzul Qur’an Aziziyah Muara Bungo yang didirikan oleh H. Abdul Aziz beralamat Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo- Jambi, selain bupati dan kemenag Bungo, juga para OPD, para pimpinan ponpes di kabupaten Bungo, wali santri dan tamu undangan lainnya. ( Ans)




















