Saungnarasi.com- Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H.,M.,Kn bersama Wabup Ustadz Tri Wahyu Hidayat dan Kepala Bidang ( Kabid) Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf ( Penais zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., Selasa pagi (19/5/2026) hadiri Wisuda Akbar Tahfiz & Haflatul Ikhtitam santri pondok pesantren (ponpes) Darel Huffaz Addaulaen ( DHA) angkatan ke V tahun 2026 tingkat wustha & Ulya.
Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra pertama mengucapkan selamat kepada para santri dan wali santri serta apresiasi yang luar biasa ketua yayasan dan pimpinan serta keluarga besar ponpes DHA.
Serta berharap pimpinan ponpes DHA Ust. Asnadi, S.Thi.Me.Gr ( Al Hafidz) iklas mendidik putra-putri Kabupaten Bungo.
” Semoga ustaz Asnadi iklas selalu mendidik anak Bungo. Kedepan banyak mencetak ustaz/ ustadzah serta ulama di bumi langkah serentak limbai seayun,” harap bupati.
Kepada wali/orang tua santri dapat terus mendorong pendidikan anak di jalur ponpes sekurang-kurangnya 6 tahun agar pendalaman agama anak benar -benar matang.
Pesan khusus para santri pentingnya menjadi generasi yang berilmu tinggi, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
” Suatu saat kamu akan merasakan begitu tinggi derajat santri di tengah masyarakat. Paktanya, banyak pejabat lulusan luar negeri begitu mendengar kamu dari ponpes dia akan gentar,” ujarnya memotivasi.
Terpenting pinta bupati, keluarga besar ponpes DHA bersama seluruh ponpes yang ada di kabupaten Bungo mendukung program pemerintah dalam membangun masa depan kabupaten Bungo.
” Kita tengah menyediakan program literasi Al-Qur’an melalui OPD dinas pendidikan. Bagaimana kita memasukan Al-Qur’an ke lembaga pendidikan SD dan SMP,” terangnya.
Kendati, bupati mengatakan program literasi Al-Qur’an ini, setiap kelas 30 menit siswa belajar dan mengaji Al-Qur’an SD dan SMP setiap jam pertama belajar.
” Program ini tidak hanya menyentuh anak. Tapi, juga diperlakukan untuk tenaga pendidikan dan dalam waktu dekat akan segera di Launching,” pungkasnya.
Kakanwil Kemenag provinsi Jambi di wakili Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., mengatakan dirinya menyakiti DHA mampu membawa perubahan besar pendidikan agama Islam di kabupaten Bungo.
” Saya tahu persis siapa adinda saya ustadz Asnadi. Setiap kali bicara perjuangan dan latar belakang beliau rasanya saya mau menangis’, ‘ ungkapnya dengan suara tersedu-sedu.
Tapi terpenting, tolong jaga keikhlasan. Menjadi penyiar agama Islam, tidak butuh panggung. Dirinya berharap ponpes DHA ditata dengan baik jangan ada akses lain bertentangan dengan undang-undang masuk ke lembaga ini. DHA bisa menjadi contoh untuk pondok lain yang terkontaminasi aliran radikalisme.
Selanjutnya berharap ponpes DHA membantu pemerintah provinsi dan daerah memberantas Buta akarasa Al-Qur’an.
” Bungo masih ada sekitar 33 persen anak buta aksara Al-Qur’an. mohon dukungan dan DHA menjadi peran menguraikan permasalahan ini,” pintanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bungo H. Herman, S.Ag., M.H. menyadari Bungo daya saing sangat luar biasa di pendidikan agama Islam, terutama ponpes DHA. Meyakini kedepan atas komitmen yang baik banyak dilirik masyarakat luas.
” Kedepan kami mohon tetap teguh menjaga nama baik ponpes . Memicu tantangan global diera Era AI (Kecerdasan Buatan),” ujarnya.
Pimpinan ponpes DHA Ust. Asnadi, S.Thi.Me.Gr ( Al Hafidz) dalam laporannya menyampaikan prosesi
wisuda Akbar kali ini ponpes DHA berhasil melahirkan 60 orang Santri/santriwati. Selanjutnya mengatakan kontribusi ponpes DHA tidak hanya mengharumkan nama lembaga, tetapi kabupaten dan provinsi hingga ke kancah Nasional dan internasional.
” Anehnya pak bupati, kita disini dua tahun berturut-turut diminta dan dipercayai negara luar “Australia” menjadi imam masjid besar di negara tersebut. Kalau soal kontribusi kita sudah terbiasa meraih juara hingga nasional dan internasional.,” ungkapnya di hadapan bupati dan tamu undangan lainnya.
Pada momen tersebut, tak lupa diutarakan dukungan dan semangat bersama warga RT 34 BTN bungo permata dan sekitarnya seiring kemajuan lembaga pendidikan ponpes DHA.
” Salah satu contoh pak bupati, kondisi jalan utama yang terbuat dari paving block selalu rusak. Hampir setiap tahun bersama kita perbaiki dengan cara gotong royong,” pungkasnya.
Kata penutup mohon bantuan atas keberlangsungan lembaga pendidikan ponpes DHA dan lingkungan perumahan BTN Bungo Pertama.
Terpantau acara berlangsung meriah berbagai pertunjukan dari santi tampak memukau. Sebelum meninggalkan arena bupati dan Wabup bersama tamu penting lainnya menyempatkan diri memantau area lingkungan ponpes serta jalan lingkungan perumahan BTN Bungo Pertama.( Ans)

























